TANGSELIFE.COM – Kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, hingga tanggal 11 Mei 2024 terdapat 461 kasus penyakit DBD.

Kepala Dinkes Tangsel, Ain Hendalin Mahdaniar mengatakan, angka itu mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan DBD di Tangsel tahun sebelumnya yang mencapai 420 kasus.

“Kota Tangerang Selatan dari 1 Januari sampai dengan 11 Mei 2024 berjumlah 461 kasus,” kata Alin, Senin, 13 Mei 2024.

Alin mengungkapkan, dari total 461 kasus DBD di Tangsel, terhitung mengalami kenaikan secara fkultuatif setiap bulannya.

Pada bulan Januari tercatat terdapat 70 kasus, Februari terdapat 131 kasus, Maret 167 kasus, April 71 kasus, dan pada minggu kedua bulan Mei tercatat ada 22 kasus.

Dari total 461 kasus DBD di Tangsel tersebut dipastikan tidak disertai dengan adanya kasus kematian akibat penyakit tersebut.

“Tidak ada kematian,” terangnya.

Alin mengungkapkan, kasus DBD di Tangsel sendiri saat ini masuk ke dalam klasifikasi endemis. Pasalnya, dalam tiga tahun terakhir penyakit tersebut tercatat selalu ada di Kota Tangsel.

Kendati demikian ia memastikan bahwa DBD merupakan penyakit yang masih bisa untuk dikendalikan.

“Umumnya kasus-kasus penyakit ini dapat diselamatkan. Cara yang dapat dilakukan saat ini dengan menghindari atau mencegah gigitan nyamuk penular DBD,” terangnya.

Dwi Oktaviani
Editor
Andre Pradana
Reporter