TANGSELIFE.COM – Pernikahan sepasang kekasih Tarisa dan Edi mendadak jadi sorotan di media sosial.

Pernikahan yang berlangsung di Jalan Abadi, Kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, tersebut berlangsung penuh haru lantaran kedua pasangan melangsungkan ijab kabul di sisi jenazah ayahnya yang baru meninggal dunia.

Almarhum bernama H. Rusli (54) tersebut merupakan ayah dari mempelai wanita yang bernama Tarisa.

Mendiang ayahnya adalah mantan Kepala Lingkungan, Kelurahan Sea.

Video viral yang berdurasi 3 menit 31 detik itu diabadikan oleh tetangga Tarisa, yakni Erlina.

Pada momen tersebut terlihat calon suami Tarisa yang bernama Edi bin Muh Jabal melakukan prosesi ijab kabul di samping jenazah.

Isak tangis di antara keluarga dan tamu undangan pecah ketika saudara kandung Tarisa menjadi wali sebagai pengganti almarhum ayahnya.

Pengantin pria juga terlihat berulang kali mengusap air matanya di hadapan penghulu.

Sosok Ayah yang Paling Semangat Mengurus Pernikahan Tarisa dan Edi

Awalnya, ayah Tarisa adalah sosok yang sangat bersemangat mengurus pernikahan anaknya.

Ia seakan tak sabar menjadi wali pernikahan putri kesayangannya tersebut.

Namun, kondisi kesehatan ayah Tarisa menurun sampai akhirnya harus dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lantaran kelelahan.

Ayah Tarisa kemudian dibawa ke puskesmas pada Kamis, 23 November 2023, tepat sehari sebelum pernikahan Tarisa berlangsung.

Diketahui dari tetangga yang sudah seperti saudaranya, ayah Tarisa memiliki riwayat penyakit ginjal.

Akan tetapi ia terlalu lelah sampai akhirnya hipertensi.

Tak lama setelah menerima perawatan, ayah Tarisa meninggal dunia di rumah sakit.

Tarisa sendiri sempat pingsan karena tak kuasa menahan air mata, sebab esok harinya adalah hari yang bahagia untuk Tarisa dan Edi di momen pernikahannya.

Akan tetapi Tarisa justru ditinggal oleh sang ayah tercinta.

Meskipun sedang berduka, Tarisa dan Edi tetap melangsungkan pernikahan demi melanjutkan wasiat terakhir ayahnya.

Tarisa dan Edi Siswadi akhirnya dinikahkan di samping jenazah ayahnya yang diwakili oleh saudara kandung Tarisa.

Suasana pernikahan penuh dengan air mata kebahagiaan sekaligus kesedihan.

Setelah ijab kabul pun ayah Tarisa langsung diantar ke pemakaman sekitar 09.40 WITA.

Seluruh keluarga dan tamu undangan turut mengantar hingga ke liang lahat.