TANGSELIFE.COM – Pengejaran pelaku pembuang jasad bayi di Jalan Griya Hijau, Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan masih terus dilakukan hingga kini oleh jajaran Polsek Serpong.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Dovie Eudy Zhendy mengungkapkan, pihaknya juga turut menggandeng unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau Inafis Polres Tangsel untuk mempercepat proses penyelidikan.

“Langkah yang dilakukan olah TKP bersama unit Inafis Polres serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Iptu Dovie ketika dihubungi Tangselife.com, Jumat, 9 Februari 2024.

Dovie menyebut, sejauh ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan informasi terkait penemuan jasad seorang bayi tersebut.

“Untuk sementara ada 4 orang (saksi) dan akan bertambah,” terangnya.

Selain itu pihaknya juga akan menguji sampel DNA pada jasad bayi untuk dilakukan pencocokan agar mempermudah pencarian pelaku.

“Akan mengambil sampel DNA bayi. Untuk lidik dilakukan bersama dengan Reskrim Polres Tangsel,” tandasnya.

Sebelumnya jasad seorang bayi ditemukan di tempat pembuangan sampah yang berada di Jalan Griya Hijau, Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Bayi tersebut ditemukan berada diatas tumpukan sampah dengan kondisi tali pusar yang masih menempel.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang petugas pengolah sampah sekira pukul 21.00 WIB, Kamis (8/2).

Saat ini jasad bayi malang tersebut telah dibawa oleh pihak kepolisian ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Andre Pradana
Reporter